Rabu, 07 September 2016

Audit Server Pada Sistem Operasi Jaringan

1. Fungsi Audit Server pada Sistem Operasi Jaringan

Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik. Tujuan dan tanggung jawab utama dari auditor eksternal adalah untuk menilai kewajaran dari laporan keuangan sebuah entitas usaha.
Tipe fungsi audit tersedia dalam suatu paket GAS, yang didaftarkan dalam uraian sebagai berikut:
  • Penyulingan data dari file
  • Kalkulasi dengan data
  • Melakukan perbandingan dengan data
  • Peringkasan data
  • Penelitian data
  • Menyusun kembali data
  • Pemilihan data sample untuk pengujian
  • Pengumpulan data statistik
  • Pencetakan konfirmasi permintaan, analisis, dan keluaran lain.

2. Proses Audit Server pada Sistem Operasi Jaringan

a.Proses Auditing
Lima tahap suatu audit keuangan adalah meliputi: perencanaan audit, persiapan penilaian struktur pengendalian internal, pengujian tahap pengendalian dari audit, tahap pengujian substantif dari audit, dan pelaporan audit.
Proses audit untuk jaringan komputer akan semakin kompleks jika sistemnya semakin besar dan terintegrasi satu sama lainnya. Untuk mempermudah hal tersebut, teknik audit terhadap jaringan komputer harus di break-down berdasarkan layer-layer dari 7-layer pada Open System Interconnection (OSI). Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up.
b.Proses Audit Operasional Departemen Pemrosesan
Kemajuan audit ini melalui beberapa langkah berikut ini :
1) Tahap Perencanaan Audit
Penting bagi auditor memperoleh dan meninjau ulang latar belakang informasi atas unit, aktivitas, atau fungsi yang akan diaudit. Auditor perlu mengumpulkan informasi dari klien untuk memperoleh suatu pemahaman menyangkut departemen DP dan sasaran hasilnya.
2) Tahap Survei Persiapan
Survei ini membantu auditor untuk mengidentifikasi area permasalahan, area sensitif, dan operasi yang rumit atas kesuksesan audit dari departemen DP.
3) Tahap Audit yang Terperinci
Kunci aktivitas untuk menguji dan mengevaluasi sepanjang tahap audit yang terperinci meliputi :
  1. organisasi menyangkut fungsi pengolahan informasi
  2. praktek dan kebijakan sumber daya manusia
  3. operasi komputer
  4. pertimbangan implementasi dan pengembangan sistem
  5. pengoperasian sistem aplikasi.
4) Pelaporan
Pada penyelesaian dari audit operasional, suatu laporan dibagi-bagikan ke manajemen dan panitia audit perusahaan. Isi dari laporan ini bervariasi menurut harapan manajemen.
5) Memeriksa apakah ada fungsi manajemen Jaringan yang kuat dengan otoritas untuk membuat standar dan prosedur
6) Memeriksa apakah tersedia dokumen mengenai inventarisasi peralatan Jaringan, termasuk dokumen penggantian peralatan
7) Memeriksa apakah tersedia prosedur untuk memantau network usage untuk keperluan peningkatan kinerja dan penyelesaian masalah yang timbul
8) Memeriksa apakah ada control secara aktif mengenai pelaksanaan standar untuk aplikasi-aplikasi on-line yang baru diimplementasikan.

3. Hasil Audit Server pada Sistem Operasi Jaringan

  • Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan
  • Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu.
  • Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan
  • Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu
Sumber : https://nrlhayah.wordpress.com/2015/12/23/tesju/

Senin, 05 September 2016

Jenis-Jenis Keamanan Jaringan Komputer

Jenis kehatan komputer dapat digolongkan ke dalam beberapa jenis. Mulai dari jenis yang sangat berbahaya sampai ke jenis kejahatan yang hanya membuat pengguna jaringan kesel. Oleh sebab itu, Sistem keamanan sangat diperlukan. Jenis- Jenis keamanan dapat diklasifikasikan menjadi Empat, bagian yaitu sebagai berikut. 


1. Keamanan yang bersifat fisik, merupakan jenis keamanan yang di kenal dengan istilahphyscial securyty
Physical Security

Physical security menfokuskan pada strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencan alam. Jenis physical security termasuk juga akses orang ke gedung serta perlatan dan media yang digunakan.  Contohnya adalah sebagai berikut.

a.) Wiretapping, merupakan jenis Physical security yang berhubungan dnegan akses ke kabel atau komputer yang digunakan, misalnya scanner pada bank

Jenis Physical Security wiretapping

Pada proses wiretapping, penyadapa melakukan proses pengambilan data yang ditransmisikan pada saluran kabel komunikasi dengan menggunakan sambungan perangkat keras.

b.) Denial of service, merupakan jenis physical security dengan cara mematikan perlatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan pesan-pesan yang tidak jelas. Akibat yang ditimbulkan oleh denial of service adalah layanan (service) tidak dapat diterima oleh pemakai karena terlalu banyak jumlah pesan yang diterima atau masuk
Syn flood attack


2, Keamanan yang berhubungan dengan orang ( personal ). merupakan jenis keamanan yang berhubungan dengan indeftikasi user ( yaitu usrname dan password ) dari orang yang memilik akses, baik pemakai merupakan penglola. Artinya, kelemahan dari keamanan sistem seringkali disebebkan  oleh pengelola atau user yang menggunakan sistem jaringan. Keamanan yang berhubungan dengan orang-orang yang melakukan tindakan kriminal dan seolah-olah sebagai pengguna atau pengases informasi asli sering dikenal dnegan istilah "social enggineering"

Social engineering

keterangan gambar di atas:
keamanan yang berhubungan dengan personal dikenal dengan istilah social engineering.Semakin banyak penyarang atau proses serangan yang dilakukan secara langsung pada pengguna dengan membocorkan berbagai macam infromasi yang sangat sensitif, asumsinya pengguna tidak melakukan kesalahan pada sistem tersebut.

3. Keamanan dari data dan media serta tekni komunikasi, merupakan jeni keamanan yang berhubungan dengan kelemahan dari software yang digunakan untuk memproses dan megelola data. Kejahatan dilakukan oleh seorang yang tidak bertanggung jawab dengan memasang dan meyebarkan virus atau trojan horses sehingga orang tersebut mendapatkan password atau haak ases yang bukan miliknya.
Keamanan Data dan Media

4. Keamanan dalam operasi, merupakan jenis keamanan jaringan berhubungan dengan prosesdur untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan.

Keamanan yang berhubungan dengan prosedur
Sumber : http://kang-saleh.blogspot.co.id/2016/07/jenis-jenis-keamanan-jaringan-komputer.html